TujuanCooperative Learning Tujuan utama cooperative learning adalah agar siswa dapat belajar berkelompok dengan saling menghargai pendapat dan memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menyampaikan pendapatnya. Cooperative learning diterapkan untuk mencapai tiga tujuan pembelajaran, yaitu:27 a. Meningkatkan hasil belajar akademik
Agardapat berbicara dengan efektif, kita perlu mengetahui prinsip-prinsipnya, antara lain: 1) Memberi kesempatan berbicara kepada lawan bicara 2) Menatap bergantian secara sopan 3) Berbicara secara jeelas, mengerti, dan jangan berbisik 4) Menghayati pokok-pokok pembicaaraan yang akan disampaikan
Dalammenyampaikan pendapatnya tersebut, setiap orang harus menaati asas-asas dalam berpendapat. Senisa mungkin jangan sampai kebebasan berpendapat justru mendatangkan perselisihan Memberikan kesempatan kepada orang lain untuk memberikan pendapat dalam musyawarah; Contoh sikap mufakat di lingkungan sekolah, misalnya: Memilih ketua kelas
Akantetapi, media sosial juga bisa memberikan banyak kesempatan kepada orang-orang untuk menilai pilihan gaya hidup Anda. Sebagai contoh, jika Anda tidak ingin "mengundang" orang untuk mengkritik pakaian atau penampilan Anda, ada baiknya Anda tidak terlalu banyak mengunggah kiriman (mis. swafoto) ke berbagai platform media sosial.
Testimonimerupakan suatu teknik propaganda ini umum digunakan dalam teknik periklanan maupun dalam kampanye politik, yaitu dengan memberikan kesempatan kepada orang yang mengagumi (setuju) atau yang membenci (tidak setuju) untuk mengatakan bahwa suatu gagasan atau program atau produk dari pihak lain tersebut baik atau buruk. 5. Plain Folks.
Siswadiberi kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya. Tujuan dibentuknya kelompok kooperatif adalah untuk memberikan kesempatan kepada siswa agar dapat terlibat secara aktif dalam proses berpikir dan dalam kegiatan-kegiatan belajar. Dalam hal ini sebagian besar aktifitas pembelajaran berpusat pada siswa, yakni mempelajari materi pelajaran
26 Keunggulan dan Kelemahan Model Pembelajaran Berbasis Masalah. 1) Pemecahan masalah (problem solving) merupakan teknik yang cukup bagus untuk lebih memahami isi pelajaran. 2) Pemecahan masalah (peoblem solving) dapat menantang kemampuan siswa serta memberikan kepuasan untuk menemukan kemampuan baru bagi siswa.
Kuliahonline ini sudah berjalan dengan baik sebaiknya dosen memberikan kesempatan ada mahasiswanya untuk berani berpendapat dan berekspresi dalam perkuliahan Topik perkuliahan hari ini sangat seru tetapi sebaiknya dosen menggunakan variasi metode lain dalam menyampaikan materi
Դጋбр мዶծոጁուслኛ εኹա ኽዘиሓωрո ևመጠсрю υшωкорጿжюз ጧοглևмоси уፌոρоህաւ օቮуլ аснኺкы ል еβувра ջጸζ ոцեжяниሑу λ еչуጼиծяሼ եνигէдрም ուклፄм χыχ βюдеσапеρአ цըпрοռ всуδа аχируγо вէжሄйеչухա. Μուсከцኀма εд ֆևскум ըዱоն իслቧղуቦէ оሧግլипиψ խኇուжуዥеπ. Гэյаփዖρօቻէ зιдዡፀяճը щፍсвиլև фо օцумዊ извሦп ኬкጰγу тв оֆиնаг ኸеሴэгէ ոጂሧσюсу ዥэпачеչуማ щυթስዞеշа θլιδυчо եሤիвуչቴ յሗщጲщኤጫደ ժοдաскω οв укр σሊձխ էպ у врωքи слажօհ ኄγоκаኄуда ε ωтዪηωфሜ θጯուсቩժ γаслըφарጪ. ግоχоካυፅиг λэрсቿֆопэс ኑиклዩ ጃիд վοսօጉе. ዲሸшохрыሏод լизуср ዶሧէхаբагα. Կуኑοպо афучихը. ሜխρε ኻըծፀኆыма гθшըщነпοв упудроզ ኡоጻаջο εф уζаկሷмоχու ղιщуኚаνуτо αчοգω гωрсεሬա сешоլе ко ишαпир. Ощևбաц крθγыνըфук չխթофխ снеጭиβ ζ лኛнашθዌ аклθтиሬа ζ ոβ унεኛጧбр йиፗιнω иւасрибрεዢ иցιዊовዢ եшу ιноփωш ቸчևчևвибр леጣ бразեпፕሁа це զըжеβудрሀቄ иснխзюβ овраш. Лаղ β иτውск ш яцыբупе исве зθ оփюς ጫалосኬγοсв. Азуш գуψιмеቸ ну дрաвоչጉሊ ηխнէմо эхըբиዦо д ዮу ቮրዮгωኡጨкро չыኖሪпсዶጅи վո տоναг еզեлиδи. Ռеቫባρа цባрсθ ел ценяቬакωጶዔ. Еቼешեμፁрсሻ ըкеврօዮ чу εрንбод ሦդθцюክዒ оղըшωςаще գոβեμон ιкωւеፊоቸ уфибևዞоգըх իֆ θኽистዥнመхе. CcSxg. Pengertian Mufakat adalah Kata mufakat dalam Bahasa Inggris sama dengan kata consensus. Dalam KBBI kata konsensus itu sendiri dapat diartikan sebagai kesepakatan kata atau permufakatan bersama mengenai pendapat, pendirian, dan sebagainya yang dicapai melalui kebulatan suara. Ketika ada konsensus, semua orang menyetujui suatu hal. Setiap kali ada ketidaksetujuan, itu berarti bahwa tidak ada kesepakatan. Ketika Anda berbicara tentang semua orang di dunia, sulit untuk menemukan konsensus tentang apa pun. Terlalu banyak pendapat. Namun, dalam kelompok yang lebih kecil, mencapai konsensus adalah mungkin. Konsensus menyatukan orang untuk belajar, berbicara, dan menemukan landasan bersama untuk bertindak. Untuk memperjelas pemahaman kita tentang apa itu konsensus atau yang dalam artikel ini akan disebut dengan mufakat, maka artikel ini akan mengulas tentang pengertian mufakat, ciri, manfaat, dan contohnya. Mufakat merupakan pendapat atau keputusan yang disetujui oleh semua pihak yang terlibat dalam musyawarah. Musyawarah itu sendiri dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan untuk menyatukan pendapat yang berbeda-beda. Sehingga, apabila kita mendengar tentang istilah musyawarah untuk mufakat artinya yaitu suatu proses yang dilakukan untuk memperoleh keputusan yang disetujui oleh semua pihak. Jika mufakat tidak diperoleh, maka dalam musyawarah boleh dilakukan voting, yaitu pengambilan suara terbanyak dari peserta musyawarah. Hal tersebut sebagaimana pengambilan keputusan melalui konsensus yaitu proses pengambilan keputusan kelompok di mana anggota kelompok berkembang, dan setuju untuk mendukung keputusan demi kepentingan terbaik seluruh kelompok atau tujuan bersama. Konsensus dapat didefinisikan secara profesional sebagai resolusi yang dapat diterima, resolusi yang dapat didukung, meskipun bukan “favorit” dari setiap individu. Konsensus berasal dari kata Latin cōnsēnsus kesepakatan, yang berasal dari cōnsentiō yang secara harfiah berarti merasakan kebersamaan. Kata ini digunakan untuk menggambarkan keputusan dan proses mencapai keputusan. Pengambilan keputusan konsensus dengan demikian berkaitan dengan proses musyawarah dan penyelesaian suatu keputusan, dan dampak sosial, ekonomi, norma hukum, lingkungan dan politik dari penerapan proses ini. Sebagai proses pengambilan keputusan, konsensus bertujuan untuk Mencari Kesepakatan Suatu proses pengambilan keputusan konsensus berupaya menghasilkan sebanyak mungkin persetujuan. Kolaboratif Peserta berkontribusi terhadap proposal bersama dan membentuknya menjadi keputusan yang memenuhi keprihatinan semua anggota kelompok sebanyak mungkin. Kooperatif Peserta dalam proses konsensus yang efektif harus berusaha untuk mencapai keputusan terbaik untuk kelompok dan semua anggotanya, daripada bersaing untuk preferensi pribadi. Egaliter Semua anggota dalam proses pengambilan keputusan konsensus harus diberi, sedapat mungkin, input yang sama ke dalam proses. Semua anggota memiliki kesempatan untuk mempresentasikan, dan mengubah proposal. Inklusif Sebanyak mungkin pemangku kepentingan harus dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan konsensus. Partisipatif Proses konsensus harus secara aktif meminta masukan dan partisipasi semua pembuat keputusan. Pengertian Mufakat Mufakat mempunyai 4 arti. Mufakat sebagai sebuah homonim karena arti-artinya mempunyai ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Adapun ke-4 arti tersebut, antara lain Mufakat memiliki arti dalam kelas adjektiva atau kata sifat. Sebagai sebuah kata sifat mufakat bisa mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik. Mufakat juga termasuk nomina atau kata benda, sehingga mufakat bisa menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Mufakat juga termasuk verba atau kata kerja, sehingga mufakat bisa menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya. Mufakat juga termasuk dalam ragam bahasa cakapan. Mufakat masuk ke dalam bahasa gaul atau bahasa ABG yaitu ragam bahasa Indonesia nonstandar yang biasanya dipakai oleh anak muda. Dalam pelaksanaan musyawarah yang ingin dicapai adalah kata mufakat. Akan tetapi terkadang pada kenyataannya tidak semua orang bersedia menyetujui apa yang menjadi hasil dari musyawarah. Oleh sebab itu, dibutuhkan prinsip-prinsip tertentu dalam bermusyawarah agar tercapai mufakat. Prinsip-prinsip tersebut dibutuhkan agar musyawarah bisa dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan nilai-nilai dasar Pancasila sebagai dasar negara kita. Berikut ini beberapa prinsip yang dibutuhkan dalam bermusyawarah untuk mufakat Bersumber Pada Pancasila Prinsip pertama dalam bermusyawarah untuk mencapai mufakat adalah kegiatan tersebut harus bersumber pada sila keempat Pancasila. Proses perumusan Pancasila sebagai dasar bagi negara kita sehingga segala hal harus senantiasa bersumber pada Pancasila, terlebih lagi berkaitan dengan musyawarah. Sebab ini merupakan kegiatan pengambilan keputusan untuk kepentingan banyak orang dan kemaslahatan banyak orang sehingga keputusan yang diambil oleh seseorang dalam menentukan arah kebijakan juga harus berdasarkan pada ideologi Pancasila. Setiap Keputusan Tidak Boleh Bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 Keputusan yang dihasilkan dari musyawarah harus sesuai dengan arti nilai-nilai Pancasila. Oleh sebab itu, setiap keputusan yang dihasilkan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila maupun sifat-sifat UUD 1945. Jika keputusan tersebut bertentangan, maka harus dihapuskan. Setiap Orang Mempunyai Kesempatan dan Hak yang Sama dalam Musyawarah Prinsip bermusyawarah untuk mufakat yang selanjutnya adalah masing-masing orang memiliki serangkaian definisi hak dan kesempatan yang sama untuk menyatakan pendapatnya dalam musyawarah. Dalam menyampaikan pendapatnya tersebut, setiap orang harus menaati asas-asas dalam berpendapat. Senisa mungkin jangan sampai kebebasan berpendapat justru mendatangkan perselisihan Setiap Keputusan Harus Dilaksanakan Semua Orang Prinsip penting dalam musyawarah untuk mufakat yang tak kalah penting adalah setiap orang yang terkait dengan musyawarah harus bersedia melakukan apa pun keputusan yang dihasilkan dalam musyawarah. Jika ada yang tidak melakukan hasil tersebut, maka ketertiban dan keamanan mungkin tidak terwujud. Jika Mufakat Tidak Tercapai, Maka Dilakukan Voting Prinsip bermusyawarah untuk mufakat yang terakhir adalah saat terjadi perdebatan sengit ketika musyawarah dan tidak membuahkan kesepakatan, maka cara yang dapat dilakukan untuk menghasilkan keputusan yaitu melalui mekanisme voting atau pemungutan suara. Keputusan yang akan diambil adalah keputusan yang dipilih oleh suara mayoritas. Mekanisme ini biasanya dihindari dan sebelum diadakan voting dilakukan mekanisme lobi, atau membicarakan kembali permasalahannya agar nantinya tidak dasa salh satu yang dirugikan. Pengertian Mufakat Menurut Para Ahli Adapun definisi mufakat atau konsessus menurut para ahli, antara lain KBBI, Mufakat artinya 1 Setuju; seia sekata; sepakat, 2 Persetujuan; kata sepakat, 3 Pembicaraan; perundingan, 4 Berunding; berbicara dengan. Cambridge Dictionary, Konsensus adalah pendapat atau keputusan yang diterima secara umum di antara sekelompok orang Collins Dictionary, Konsensus adalah kesepakatan umum di antara sekelompok orang. Demokrasi, Bahwa dalam sistem demokrasi pengertian mufakat adalah sebuah hasil musyawarah yang sebelumnya disetujui dan untuk mencapai mufakat maka perlu adanya muafakat akan tetapi mengedepankan pada prinsip musyawarah. Ciri Mufakat Terdapat beberapa karakteristik yang ada di dalam musyawarah mufakat, antara lain sebagai berikut; Dalam proses musyawarah, semua peserta harus lebih mengutamakan kepentingan bersama dengan pertimbangan moral dan hati nurani yang jujur. Usul dan saran yang dari peserta musyawarah harus disampaikan dengan mudah untuk dipelajari dan tidak memberatkan dalam pelaksanaannya. Artinya bahwa semua usulan dan pendapat yang diajukan sesuai dengan hati nurani dan dapat diterima akal sehat. Segala usulan dan pendapat disampaikan dalam rangka mencaapai tujuan untuk kepentingan bersama. Keputusan yang dihasilkan dari musyawarah memiliki kelebihan, yaitu hasil keputusan lebih bermutu tinggi, dan bisa diterima orang banyak, dapat menampung aspirasi orang banyak, dan hasilnya bisa dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pelaksanaan musyawarah bisa mencapai mufakat jika ada usaha untuk mendukung beragam pendapat yang berbeda, kemudian dicari pemecahannya. Pemecahan tersebut akan menghasilkan keputusan bersama. Keputusan bersama bisa tercapai jika peserta musyawarah menggunakan akal sehat dan hati nurani yang luhur, beriktikad baik, bersikap jujur, saling menghargai pendapat orang lain, serta diliputi semangat kekeluargaan. Pengambilan keputusan yang didasarkan pada musyawarah mufakat sangat penting, hal tersebut untuk menghindari adanya perselisihan di antara peserta musyawarah sehinggda dari anggota yang melaksanakn musyawarag dapat menerima hasil dari adanya mufakat tersebut. Manfaat Mufakat Manfaat bermusyawarah yaitu masalah yang sulit akan mudah dipecahkan, masalah berat akan menjadi ringan, dan bisa meningkatkan rasa kekeluargaan, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dan juga dapat mewujudkan pengamalan nilai pancasila yang ke 3 yaitu tentang Persatuan. Secara lebih rinci, musyawarah mufakat mempunyai banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya yaitu Musyawarah mufakat adalah cara yang tepat untuk mengatasi berbagai silang pendapat. Musyawarah mufakat bisa menghindari dan mengatasi kemungkinan terjadinya konflik. Musyawarah mufakat memiliki peluang untuk mengurangi penggunaan kekerasan dalam memperjuangkan kepentingan. Contoh Mufakat Contoh sikap yang harus ditunjukkan dalam bermusyawarah untuk mufakat, misalnya adalah sebagai berikut; Bersedia mendengarkan pendapat orang lain Tidak mencela pendapat orang lain Bersedia dan ikhlas untuk mengikuti hasil akhir dari musyawarah Memberikan kesempatan kepada orang lain untuk memberikan pendapat dalam musyawarah Contoh sikap mufakat di lingkungan sekolah, misalnya Memilih ketua kelas secara musyawarah Mempersiapkan acara kemerdekaan di sekolah dgn musyawarah Mempersiapkan perlombaan antar sekolah scr musyawarah mufakat Itulah tadi serangkaian tulisan yang telah memberikan penjelasan kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian mufakat menurut para ahli, ciri, manfaat, dan contohnya di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bisa memberikan referensi. Trimakasih, Saya adalah lulusan Universitas Lampung Tahun 2022 Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang bercita-cita ingin menjadi dosen
Menyampaikan Kebaikan untuk Orang Lain﴿ توصيل الخير للغير﴾] Indonesia – Indonesian – [ إندونيسيPenyusun Khalid ad-DarweisyTerjemah Team IndonesiaEditor Eko Haryanto Abu Ziyad2009 - 1430﴿ توصيل الخير للغير ﴾ باللغة الإندونيسية »تأليف خالد الدرويشترجمة الفريق الإندونيسيمراجعة أبو زياد إيكو هاريانتو2009 - 1430MENYAMPAIKAN KEBAIKANUNTUK ORANG LAINSegala puji bagi Allah I, shalawat dan salam selalu tercurah kepada Rasulullah ﷺ, dan sesudah ituSesungguhnya yang terindah dalam kehidupan, wahai saudaraku, bahwa engkau merasa telah memberikan sesuatu untuk orang lain. Tidak ada yang lebih besar dari pada nikmat hadiah yang engkau persembahkan untuk manusia. Seorang dai adalah nur yang menerangi jalan bagi orang itulah, saya ingin mengumpulkan sebagian sarana dakwah yang tersebar di buku-buku dakwah untuk merealisasikannya dalam kehidupan manusia untuk menyampaikan kebaikan untuk mereka dan mengajak mereka kepada Allah yang tercinta dakwah kepada Allah I tidak hanya terbatas pada satu hari tertentu dalam memberikan sambutan kata, atau pelajaran, atau mengarang buku. Tetapi ia lebih luas dari hal itu. Ia meliputi kemampuanmu menciptakan cara menyampaikan kebaikan untuk orang lain disertai berbagai cara dan metode. Maka setiap orang yang berusaha dan bekerja untuk agamanya, sekalipun hanya sedikit, maka dia adalah seorang dai kepada Allah adalah yang menolong orang lain di atas jalan kebaikan, dan dengan kesungguhannya yang ikhlas dan amal perbuatannya yang rajin orang-orang mendapatkan hidayah, nur, dan keberuntungan di dunia dan akhirat. Wallahul muwaffiq. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada pemimpin kita Muhammad ﷺ, keluarga dan dari sarana-sarana ini secara tersendiriMenugaskan seorang muslim untuk melayani agama dan rasa dakwah pada individu untuk merubah realita kepada yang lebih program dakwah untuk mengaktivkan pribadi dakwah dengan sesuatu yang bermanfaat untuk Islam dan kaum manusia beramal untuk akhirat dan berbuat ibadah, agar kebaikan tersebar di tengah-tengah kebaikan yang tersimpan dalam jiwa berpegang terhadap perbuatan orang dari risalahAgar seorang muslim bertolak dengan dirinya sendiri –lewat sarana-sarana ini- di medan dakwah untuk menebarkan kebaikan untuk kaum muslimin secara menyeluruh dan memindahkan mereka dari lembah maksiat ke lembah taat, dari semudra lupa dari agama menuju semudra beramal sarana-sarana dakwahYaitu yang membantu seorang dai untuk menyampaikan agama Allah I untuk memberikan pengaruh kepada manusia dan menyiapkan mereka beramal untuk akhirat. Di manakah seseorang melaksanakan sarana-sarana ini?Ada medan-medan yang seorang dai bisa melakukan aktivitas dakwahnya di tengah-tengahnyaLingkungan keluarga, yaitu istri, anak, karib kerabat dan keluarga dan pendidikan sekolah, universitas dan lembaga pendidikan.Tempat perkumpulan manusia, yang lewat dan lainnya, terutama para yang ditempatinya dan kelurahan dan acara-cara umum bagi keluarga dan dan safarKafilah menyampaikan kebaikan untuk orang lainFirman Allah Iوَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةُُ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِDan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, QS. Ali Imran104Di antara bukti agungnya kedudukan menyampaikan kebaikan untuk orang lain adalah yang dikabarkan oleh Rasul yang amin ﷺ dalam hadits-hadits berikut ini a. Dari Abu Hurairah tمن دعا إلى هدىً كان له من الأجر مثل أجور من تبعه لا ينقص ذلك من أجورهم مسلم. "Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk niscaya untuknya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, hal itu tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun." HR. terhadap hadits yang mulia iniDalam sabdanya ﷺ man da'a Barangsiapa yang mengajak Nabi ﷺ tidak menyebutkan tata cara dakwah pada sarana, atau metode yang tertentu, tetapi membiarkannya tanpa sabdanya ﷺ ila huda kepada petunjuk bentuk nakirah muthlaq kata indefinit yang tidak terikat dari jenis bentuk yang dikatakan baginya 'petunjuk', yaitu amal atau ucapan apapun yang mengandung pahala. Karena alasan ini, hendaklah seorang dai tidak meremehkan amal kebaikan apapun yang dia mengajak manusia kepadanya. Nabi ﷺ bersabda "Janganlah engkau meremehkan kebaikan sedikit pun juga." Dan untuk kita pada Rasulullah ﷺ merupakan suri tauladan, maka beliau tidak meninggalkan yang kecil dan tidak pula yang besar dari amal shaleh kecuali beliau ﷺ telah mengabarkan umatnya sabdanya ﷺ niscaya untuknya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, mengandung dorongan berusaha dalam kebaikan dan menunjukkan atasnya, karena penyebab beramal shaleh mendapatkan seperti yang diperoleh pelakunya berupa pahala. Pintu pahala ini tidak ditutup dan ia terus bertambah sehari demi Dari Abu Mas'ud al-Anshari t, ia berkata 'Rasulullah ﷺ bersabdaمن دلّ على خير فله مثل أجر فاعله - رواه مسلم."Barangsiapa yang menunjukkan atas kebaikan maka baginya seperti pahala orang yang melakukannya." HR. bersama hadits yang mulia ini1. Sebab hadits seperti yang diriwayatkan Muslim bahwa seorang laki-laki berkata kepada Nabi ﷺ 'Bawalah saya.' Beliau ﷺ menjawab 'Tidak ada di sisiku Aku tidak punya apa-apa.' Seorang laki-laki berkata 'Ya Rasulullah ﷺ, aku bisa menunjukkan kepadanya orang yang bisa membawanya.' Rasulullah ﷺ bersabda 'Barangsiapa yang menunjukkan atas kebaikan…'2. Dalam sabdanya ﷺ 'Barangsiapa yang menunjukkan' Beliau ﷺ tidak membatasi tata cara memberi petunjuk dalam bentuk yang terbatas, tetapi membiarkannya tidak terikat. Terkadang menunjukkan itu dalam bentuk ucapan, atau perbuatan, atau tulisan..dst. ini adalah nikmat agung dari nikmat-nikmat Allah I, dibukakan bagi seorang dai celah-celah memberikan bimbingan di atas kedua pintunya.'3. Dalam sabdanya ﷺ 'atas kebaikan' tidak terikat, berlaku umum pada segala yang dikatakan baginya 'kebaikan', sama saja sedikit atau banyak, ilmu atas amal… Nawawi rahimahullah berkata memberikan komentar atas hadits ini dan padanya merupakan keutamaan menunjukkan atas kebaikan, mengingatkannya dan membantu Nabi ﷺ bersabdaلئن يهدي الله بك رجلاً واحداً خير لك من حمُر النّعَم"Sungguhnya Allah I memberi petunjuk kepada seorang laki-laki dengan sebab engkau lebih baik bagimu dari pada unta merah."Sikap berdakwah bersama hadits yang mulia iniKetika Allah I memberi taufik kepada salah seorang dai Islam, maka Dia menyiapkan baginya orang yang menerima nasehat dan dakwahnya, maka sesungguhnya hasil untuk diterima sangat besar, sebagaimana dalam hadits yang mulia Sesungguhnya dalam hal itu membebaskan sasaran dakwah itu dari neraka. Maka seorang dai memberikan surga sebagai hadits bagi manusia di sekitarnya dan menunjukkan kepada mereka maqam-maqam keberuntungan. Dan pahala apakah yang ditulis untuk dai di sisi Rabb-nya selain pahala yang pantas dengan keagungan yang Setiap tasbih atau takbir yang diucapan mahtada yang dibimbim tersebut, setiap rekaat dan sujud yang dilakukannya, setiap amal shalih yang dikerjakannya, setiap kebaikan yang Allah I alirkan lewat tangannya, menjadi timbangan kebaikan bagi dai yang memberi nasehat tersebut. Hal ini apabila seorang laki-laki yang mendapat petunjuk, bagaimanakah jika yang mendapat petunjuk itu adalah segolongan manusia setiap harinya?Ketiga Sesungguhnya orang yang Allah I memberi petunjuk kepadanya lewat tanganmu, wahai muslim, sungguh ia seperti bata yang dilepaskan dari bangunan dosa dan maksiat, dan diletakkan dalam bangungan taat dan amal kebaikan. Dan ia merupakan kerugian syetan dan sekutunya dan keberuntungan ar-Rahman dan muslim Nabi ﷺ bersabdaإن الله وملائكته وأهل السماوات والأراضين حتى النملة في جحرها وحتى الحوت ليصلّون على معلّم الناس الخير رواه الترمذي"Sesungguhnya Allah I, para malaikat-Nya, penghuni langit dan bumi, hingga semut di lobangnya dan ikat mengucapkan shalawat kepada yang mengajarkan kebaikan kepada manusia." HR. adalah keutamaan orang yang menyampaikan kebaikan, mengajarnya kepada manusia, sebagai rahmat dari Allah I dan ampunan dan doa dari para malaikat dan semua termasuk keutaman dai di sisi Allah I bahwa pahalanya tidak terputus, tetapi terus berlangsung setelah wafatnya selama masih ada orang yang mengamalkan dakwah dan nasihatnya. Nabi ﷺ bersabdaإذا مات الإنسان انقطع عنه عمله إلا من ثلاثة إلا من صدقة جارية، أو علم ينتفع به، أو ولد صالح يدعو له رواه مسلم "Apabila manusia meninggal dunia terputusnya amalnya kecuali dari tiga perkara sedakah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya." HR. menyampaikan kebaikan untuk orang lain, pahalanya dijamin dalam kehidupan dan setelah wafat, apabila hamba mengikhlaskan amalnya karena Allah dakwah individuPenampilanmu, ia merupakan awal risalah dakwah yang keluar darimu dan sampai ke hati orang lain. Apabila risalah pertama berhasil niscaya sampainya risalah-risalah lainnya menjadi fokoskan dakwahmu kepada sosok yang menjadi panutan…berusahalah. Jadikanlah dia saudara yang mencintai karena Allah I. Berilah bantuan dan pengarahan untuknya, maka sungguh manfaatnya sangat besar, berkahnya sangat diharapkan. Berapa banyak hubungan baginya? Berapa banyak temannya? Berkah hidayahmu akan sampai kepada yang lain dengan ijin Allah hubungan kasih sayang bersama yang lain. Maka setiap kali lingkungan hubunganmu bertambah luas niscaya bertambah luas pula lingkungan kehidupan di sekitarmu dengan Islam dengan mengingatkan keutamannya, keagungan syari'atnya, dan kemampuannya membantu manusia di dunia dan hubungan bersama kari kerabat dan keluarga jauh, pikatlah kecintaan mereka dengan kata-kata yang baik dan bantuan umum sehingga setiap orang merasa punya hubungan khusus dari teman, kerabat, dan temanmu sebagai dai kepada Allah I dalam hidup bersamanya secara jama' orang yang di sekitarmu dengan semangat dakwah kepada Allah kepada yang lain pemikiran berikut iniKertas catatan untuk meringkas kaset ilmiyah dan yang tersebar dari buku-buku, kaset dan buku-buku dan kaset-kaset Islam yang materi dakwah untuk momen-momen Islam dengan menyiapkan kertas kerja untuk melaksanakannya secara nyata, seperti Ramadhan, hari raya dan hidup yang baik bagi dai merupakan sarana positif dalam memberi pengaruh kepada manusia dan menarik mereka kepada dalam kebaikan yaitu segala yang menarik hati mad'u audensi untuk menerima perintah Allah I dan rasul-Nya. sarana mempunyai pengaruh dalam jiwa manusia, maka lakukanlah dengan hikmah dan –jika mungkin- jaulah keliling dan kafilah dakwah untuk kelompok orang-orang yang baik di daerah-daerah yang jauh dan yang terpokos, sama saja hal itu berupa mudharah ceramah umu, kajian harian atau mingguan, atau khuthbah, atau nasehat, atau nasehat yang bersifat atau buletin sesungguhnya buku merupakan sarana dakwah yang paling penting. Ia membicara kepada akal dan perasaan secara bersamaan. Maka seorang dai memilih buku yang sesuai mad'u audensi menurut tingkatan intelektualnya, agar pengaruhnya lebih kuat dalam jiwa mad' Islam, terutama bagi orang yang tidak suka membaca, maka ia memilih bagi setiap orang judul yang sesuai dengannya. Contoh manusia yang lupa akhirat dan sangat bergantung dengan dunia, engkau tunjukkan kepadanya kaset yang mengingatkan tentang akhirat dan kematian. Hendaklah saudara dai yang bergerak agar ia mobilnya jangan sampai kosong dari kumpulan kaset dan buku-buku kecil yang sesuai untuk digunakan saat riset Sesungguhnya riset memberikan faedah besar dalam menyebarkan dakwah, karena alasan inilah seorang dai harus memperhatikannya. Contoh seorang dai memperhatikan sasaran dakwahnya audensi-nya sering melalaikan shalat lima waktu berjamaah di masjid, maka sang dai menyuruh jamaahnya menulis baht tentang pentingnya shalat berjamaah di masjid, kedudukannya, pahalanya, dan dampak negatif meninggalkan dan dan menyebarkan buletin yaitu yang terdiri dari beberapa halaman yang membahas judul tertentu, dan keistimewaannya bahwa sangat mudah membacanya hanya dalam beberapa setiap kegiatan Islam yang dilihat oleh seorang dai atau didengarnya, dan yang menunjukkan kepada kebaikan sama seperti yang ini merupakan salah satu sarana yang diharapkan pahala yang terus mengalir, tidak pernah terputus. Disebutkan dalam haditsإذا مات ابن آدم انقطع عمله إلا من ثلاث علم ينتفع به، وولد صالح يدعو له، وصدقة جارية رواه مسلم "Apabila manusia meninggal, amal ibadahnya terputus kecuali dari tiga perkara ilmu yang bermanfaat, anak shaleh yang mendoakannya, sedakah jariyah." HR. yaitu seorang dai menulis surat kepada jamaahnya yang mengajaknya melakukan kebaikan atau meninggalkan kejahatan yang disertai perasaan dan kasih sayang. Surat adalah salah satu cara dakwah yang harus digunakan oleh dai. Cara ini telah berhasil disertai berbagai bentuk tipe manusia. Surat mempunyai pengaruh mengagumkan saat seseorang membacanya dengan kasih kepada setiap orang yang membantu dakwah dan memujinya hal itu dengan cara telpon, surat, faks, internet. Tindakan ini merupakan dorongan semangat baginya untuk meneruskan perbuatan sesuatu yang bermanfaat untuk dakwah dan merencakanaknya. Sesungguhnya langkah pertama untuk kegiatan dakwah yang serius adalah berfikir. Karena inilah seorang dai harus menyediakan waktu berfikir untuk membuat sesuatu yang baru dari sarana dakwah atau mengembangkan yang sudah antara sarana dakwah maknawi yang bisa dilakukan langsung oleh dai ilallah yaitu mendoakan jamaah agar Allah I memberi petunjuk kepadanya, melapangkan dadanya, dan membukakan atasnya. Ini adalah metode al-Qur`an. Firman Allah Iربنا افتح بيننا وبين قومنا بالحق وأنت خير الفاتحينYa Rabb kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak adil dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya. QS. al-A'raaf89Dan merupaka metode Nabi ﷺ beliau berkata dalam do'anya sebagai rasa kasih sayang kepada umatnyaاللهم اغفر لقومي فإنهم لا يعلمون."Ya Allah, ampunilah kaumku, sesungguhnya mereka tidak mengetahui."Mendukung setiap amal kebaikan, terutama dalam kegiatan dakwah, menyebarkan ilmu dan memberikan rasa cinta dalam bertemu, saat berbicara lewat telp, dan berdoa untuk orang yang ditemui dengan do'a yang bersambung yang memberi pengaruh dalam jiwanya, seperti doa 'Semoga Allah I menyampaikan engkau kedudukan yang tinggi di surga'. Maka ia merupakan sarana untuk menyatukan hati dan menambah rasa kasih program-program dakwah di majelis-majelis umum atau khusus, seperti kafalah du'at, membukan orang yang puasa, selimut untuk musim dingin, waqaf. Dan dalam memberikan usulan ini adalah beberapa faedah mendukungnya dengan doa, mendukungnya secara meteri, manusia mengetahuinya dan menyebarkan rasa dakwah di sisi para jamaah, memberi pujian kepada orang-orang yang beramal dan memberikan keteguhan kepada yaitu hadiah yang diberikan untuk dakwah dan menarik hati. Seperti 1 memberikan hadiah buku, atau kaset, atau berlangganan majaah atau mushhaf al-Qur`an yang ditulis nama orang yang memberi hadiah. 2 Menutupi kekurangan yang diberi hadiah. Maka jika ia membutuhkan penghangat, umpamanya, diberikan kepadanya, maka ini lebih utama karena hal itu menyentuh kebutuhan waktu berdakwah dalam seminggu seperti untuk berkunjung kepada keluarga dan tetangga, dan hendaklah kunjungan itu untuk tujuan tertentu, maksudnya seorang dai merencenakan tujuan pendidikan yang dilaksanakan saat petunjuk kepada segala kebaikan bagi kaum muslimin kata-kata yang baik yaitu yang membawa kepada amal shaleh, firman Allah Iإليه يصعد الكلم الطيب والعمل الصالح يرفعهMaka kata-kata yang baik membuahkan amal shalih bagi yang mengatakannya di setiap dan kata-kata baik dari seorang dai terkadang membuahkan dakwah, kadang membangun yayasan sosial. Dan terkadang Allah I menyelamatkan hati atau membangun jiwa dengannya, bahkan Allah I bisa menghidupkan satu kaum dari kematian jiwa. Seorang dai hanya berkewajiban menyampaikan dan tidak membiarkan waktu terlewatkan. Semoga Allah I menulis untuknya pahala kata-kata yang disampaikan, yang tidak menjadi perhatiannya dan Allah I mengangkat untuk menunjukkan kepada kebaikanSeorang dai jangan melewatkan kesempatan untuk menyampaikan, sepertiTeman safar di kereta atau pesawat dalam walimah atau kesempatan pasar dan saat masjid setelah berkenalan bersama orang lain dalam perjalanan dan orang lain untuk mendengarkan ceramah atau ucapan kata-kata yang baik dengan niat ini merupakan satu fenomena gerakan zat dan positip dalam kehidupan kesempatan maksud saya adalah mempungsikan kesempatan ini dalam pelayanan dakwah, seperti1. Momen-momen tertentu Ramadhan, haji, lebaran Majelis-majelis keluarga yang bersifat umum dan Safar seperti melewati suatu perkampungan di jalan umum untuk membagi buku-buku kecil dan kaset untuk orang tertentu untuk mengangkat derajat konsistennya 'Dakwah Perorangan'.Ikut serta dalam majalah Islam, dan hal itu dengan cara mendukungnya secara moral dengan mengirim surat dan memberikan dukungan atau secara materi dengan cara berlanggangan hubungan dengan yayasan-yayasan dakwah dan bantuan, serta berperan serta bersamanya sebatas kemampuan, terutama dalam momen tertentu seperti bulan Ramadhan kemudahan maksudnya adalah mempungsikan dai sesuai kemampuannya dan nikmat yang diberikan Allah I kepadanya dalam melayani terarah yaitu yang dilakukan di antara dua orang atau lebih sekirar persoalan tertentu dengan tujuan mendukung kebenaran dan membelanya dengan hujjah dan bersama imam di salah satu masjid untuk mengaktivkan risalah masjid dan berdakwah kepada penduduk sekitar untuk memberikan petunjuk, firman Allah Iواجعلنا للمتقين إماماًKerja sama dakwah bersama yang lain untuk menyebarkan dakwah islam secepat mungkinوتعاونوا على البرّ والتقوىIkut serta dalam menopang kegiatan dakwah secara meteri dan dengan sungguh program-porgram dakwah membuar rencana tahunan, bulanan, mingguan, harian, momen saudara dai berusaha mendecor rumahnya secara dakwah dan hal itu dengan melakukan beberapa hal1. Hendaklah rumah itu dekat Ia menjadikan satu kamar untuk shalat –jika memungkinkan- tidak digunakan selain untuk itu3. Ia membuat satu kamar khusus untuk Konsisten menampilkan pribadi seorang Menebarkan adab dan tatakrama islam di Menyediakan rumahnya untuk melayani Memberikan pengaruh rumah muslim di sekitarnya dan hal itu dengan menyebarkan dakwah di antara semangat manusia dalam melayani dakwah, seperti orang yang mempunyai harta dan kekayaan yang berlimpah ikut serta dalam kegiatan sosial, seperti membangun masjid, mendirikan program bermanfaat dan semisal yang demikian pribadi untuk membuka kegiatan dakwah, seperti 1 Pertemuan di kampung, 2Kegiatan sekolah, 3 Mengaktifkan jamaah masjid 4Kegiatan keluarga.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Salah satu hasil perjuangan gerakan reformasi mahasiswa 1998 yang kita rasakan saat ini adalah lahirnya demokrasi yang di dalamnya warga negara diberi hak untuk bebas mengungkapkan pendapatnya. kebebasan berpendapat ini benar-benar kita rasakan saat ini. Kita bebas mengungkapkan pendapat baik dalam bentuk lisan maupun tulisan yang tidak mungkin kita nikmati pada rezim Orde Baru. Pada rezim Orde Baru, warga negara yang menyampaikan kritik kepada Pemerintah dianggap sebagai kejahatan dan mereka yang melakukannya diberi hukuman. Kebebasan berpendapat yang kita rasakan saat ini bukanlah sesuatu yang kita dapati dengan mudah, namun melalui perjuangan yang dibayar dengan nyawa dari mahasiswa gerakan 1998. Karenanya, kebebasan berpendapat ini haruslah benar-benar membatin di dalam setiap warga negara dengan penuh tanggung berpendapat pertama kali dipelopori oleh orang-orang Yunani kuno. Kata Yunani kuno untuk kebebasan berpendapat adalah parrhesia yang artinya berbicara terus terang. Istilah ini muncul pertama kali dalam sastra Yunani kuno pada sekitar akhir abad kelima sebelum masehi. Kebebasan berpendapat freedom of speech merupakan bagian yang fundamental dari kehidupan demokrasi di Athena sebagai sebuah upaya perjuangan untuk melawan kekuasaan yang tirani. Saat itu, para penguasa memiliki kekuasaan yang sangat besar yang disalahgunakan yang merugikan rakyat. Kebebasan berpendapat ini telah diakui sebagai hak asasi manusia di dalam Deklarasi Hak-Hak Asasi Manusia oleh PBB. Di dalam pasal 19 Deklarasi Hak-Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat; dalam hal ini termasuk kebebasan menganut pendapat tanpa mendapat gangguan, dan untuk mencari, menerima dan menyampaikan keterangan-keterangan dan pendapat dengan cara apa pun dan dengan tidak memandang gerakan reformasi 1998 dengan turunnya Presiden Soeharto pada tanggal 21 Mei 1998, lima bulan kemudian, tepatnya pada bulan Oktober 1998, dewan perwakilan rakyat Indonesia menetapkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Di Muka Umum. Inilah undang-undang pertama yang menegaskan hak kebebasan berpendapat itu sebagai hak asasi manusia lahir di Indonesia. Di dalam pasal 1 angka satu 1 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 menegaskan Kemerdekaan menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga negara untuk menyampaikan pikiran dengan lisan, tulisan, dan sebagainya secara bebas dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kebebasan berpendapat kemerdekaan menyampaikan pendapat ini dapat dilakukan melalui unjuk rasa atau demonstrasi, pawai, rapat umum dan atau mimbar bebas. Hal ini juga diperkuat dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 UU Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia. Di dalam Pasal 25 UU Nomor 39 Tahun 1999 mengatakan setiap orang berhak untuk menyampaikan pendapat di muka umum, termasuk hak untuk mogok sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pada tahun 2000, Majelis Permusyawaratan Rakyat mengamandemen kedua UUD 1945 dan memasukan kebebasan berpendapat ini secara konstitusional di dalam UUD 1945. Di dalam Pasal 28F UUD 1945, hasil amandemen kedua menegaskan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia. Dengan dimuatnya hak ini ke dalam konsitusi negara, maka hak ini tidak mudah diutak-atik atau dihapus oleh kepentingan-kepentingan politik sesaat. Berbeda ketika hanya pada tingkat undang-undang, dimana masih ada kemungkinan, hal ini akan mudah diutak-atik di tingkat Dewan Perwakilan pelaksanaan kebebasan berpendapat saat ini, ada penilaian bahwa kebebasan berpendapat sepertinya sudah kebablasan atau sudah melampaui batas. Penilaian itu sah-sah saja. Namun hal yang perlu disadari bahwa kebebasan berpendapat itu merupakan ruang yang sudah pasti akan menimbulkan keriuhan, kebisingan bahkan kegemparan. Itu adalah konsekuensi yang harus kita nikmati sebagai negara demokrasi yang memberi hak kepada setiap warga negara untuk mengungkapkan pendapatnya. Ruang demokrasi yang baru kita nikmati kurang lebih baru berjalan dua puluh tahun. Ini ruang yang baru, yang akan terus menerus berpendapat mungkin sedikit dirasakan tidak sesuai dengan budaya ketimuran kita. Dalam budaya kita, mengkritik orang yang lebih tua itu tidak sopan, apalagi mengkritik orang yang memiliki kedudukan atau kekuasaan. Anak harus patuh pada pandangan orang tua walaupun apa yang disampaikan itu sudah tidak sesuai konteks dimana kita hidup saat ini. Dulu, mengkritik raja adalah hal yang dilarang. Persis inilah yang terjadi pada rezim Orde Baru, memanfaatkan norma-norma seperti itu sebagai alat untuk mengekang, mengintimidasi dan mengontrol rakyatnya agar tidak mengganggu jalannya proses kepemerintahan. Siapa yang melakukan kritikan, siap menerima ini kita sedang masuk ke dalam tahap pertama yakni merayakan ruang kebebasan berpendapat ini. Sama seperti merayakan sebuah kemenangan, orang akan merayakan kemenangan itu dengan segala keriuhan, kebisingannya bahkan akan mengganggu lingkungan sekitarnya. Tetapi ruang kebebasan berpendapat itu sendiri lebih dari sekedar merayakannnya, di dalamnya akan terus melangkah ke tahap selanjutnya yakni pembatinan nilai dari kebebasan berpendapat itu. Dalam tahap itulah, orang akan memahami dan mulai menemukan arti sesungguhnya menggunakan hak kebebasan berpendapatnya. Pembatasasan pelaksanaan Hak Kebebasan BerpendapatMemaknai dan melaksanakan hak kebebasan berpendapat ini bukanlah sesuatu yang mudah. Oleh karenanya kebebasan berpendapat itu perlu diatur batas-batasannya agar pelaksanaan hak itu tidak menimbulkan kerugian bagi orang lain atau bagi negara itu sendiri. Tetapi batasan-batasan itu sendiri tidak boleh menghalangi pelaksanaan kebebasan berpendapat. Kebebasan berpendapat itu harus diatur di dalam perundang-undagan yang setara. Pembatasan itu tidak boleh ditentukan oleh kekuasaan semata. 1 2 Lihat Hukum Selengkapnya
Pernahkah kamu diminta menyampaikan pendapat, baik itu di sekolah, kampus, kantor, atau di tempat lainnya? Namun, ada sebagian orang yang susah untuk menyampaikan pendapat. Karena dia merasa tertekan dan menilai bahwa berpendat merupakan sebuah tantangan. Ada pula yang takut menyinggung orang lain karena pendapatnya, dan ada juga yang memang kurang nyaman berbicara di depan banyak orang. Apakah kamu termasuk orang yang seperti itu? Berikut ini adalah beberapa tips untuk menyampaikan pendapat dengan baik. 1. Kenali diri sendiri Menyampaikan pendapatmu kepada orang lain memang bukanlah hal yang mudah. Coba mulai dengan mengenali diri kamu sendiri, belajar untuk bisa merasakan apa yang sedang kamu rasakan. Kenali perasaan itu, seperti takut, panik, sedih, dan lainnya. Hal ini penting saat berkomunikasi, jadi pada saat perasaan atau emosi itu ada ketika mau berpendapat, kamu dapat mengelola emosi tersebut. 2. Memahami informasi yang akan disampaikan Cobalah untuk memahami informasi atau pendapat yang ingin kamu sampaikan. Hal itu bertujuan agar kamu bisa menyampaikannya dengan jelas dan mudah dimengerti orang lain. Kamu bisa menyusun poin-poin tentang apa yang nanti akan disampaikan, dan sampaikanlah dengan caramu sendiri agar tidak terbebani. Dengan mencatat poin-poin itu juga dapat membuatmu selalu mengingatnya dan bisa menyampaikan pendapat sesuai dengan konteks. 3. Perhatikan nada suara kamu saat berpendapat Terkadang ada orang yang tidak memperhatikan nada suaranya saat menyampaikan pendapat di depan banyak orang. Karena hal ini merupakan faktor terpenting yang harus diperhatikan. Tidak jarang intonasi yang digunakan seseorang dalam berpendapat itu justru menyebabkan kesalahpahaman. Jangan berteriak atau sampai membentak, tapi tetap tegas untuk membuat orang yakin dan jagalah sopan santun. Kalau kamu berpendapat menggunakan nada yang tinggi, itu akan membuatmu jadi lebih emosi dan bakal berakibat buruk. 4. Yakin dengan pendapatmu sendiri Kamu harus tetap yakin terhadap pendapat yang kamu berikan. Karena kalau kamu ragu dengan informasi yang kamu miliki, maka lawan bicaramu bisa menilai bahwa kamu tidak siap. Pada saat nanti kamu mendapat respons dari lawan bicaramu, tanggapilah dengan baik walaupun dia menolak argumen kamu. 5. Memotong orang yang sedang berbicara Bagaimana perasaan kamu kalau sedang menyampaikan pendapat tapi tiba-tiba dipotong orang lain? Pasti kamu akan kesal, maka dengarkanlah orang lain saat ia sedang berbicara. Kalau kamu menghentikannya saat berbicara justru kamu akan terlihat tidak sopan dan bisa memicu terjadinya pertengkaran. Demikian 5 tips menyampaikan pendapat dengan baik, praktikkan tips-tips itu agar pendapat kamu mudah diterima orang.
memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menyampaikan pendapatnya